ǁ► Ibarat 1 janji dalam hati
ǁ► Tak dapat di tulis
ǁ► Tak dapat di baca
ǁ► Takkan terpisah oleh jarak
ǁ► Takkan berubah oleh masa
ǁ► Takkan sirna oleh amarah
ǁ► Sedetik di mata, selamanya di jiwa; dan
ǁ► Kebersamaan di atas segalanya
Banyak orang bilang, sahabat sejati itu hanya datang sekali seumur hidup
Bahkan mungkin tidak akan pernah didapat selama hidup
Apa itu benar??!
Silahkan anda sendiri yang menilainya
Ada satu perbedaan antara menjadi seorang ˚kenalan˚ dan menjadi seorang ˚sahabat˚.
Pertama, seorang kenalan adalah seorang yang namanya kamu ketahui, yang kamu lihat berkali-kali, yang dengannya mungkin kamu miliki persamaan, dan yang disekitarnya kamu merasa nyaman.
Ia adalah orang yang dapat kamu undang ke rumahmu dan dengannya kamu berbagi.
Namun mereka adalah orang yang dengannya tidak akan kamu bagi hidupmu, yang tindakan-tindakannya kadang-kadang tidak kamu mengerti karena kamu tidak cukup tahu tentang mereka.
Sebaliknya, seorang sahabat adalah seseorang yang kamu cintai.
Bukan karena kamu jatuh cinta padanya, namun kamu peduli akan orang itu, dan kamu memikirkannya ketika mereka tidak ada.
Sahabat-sahabat adalah orang dimana kamu diingatkan ketika kamu melihat sesuatu yang mungkin mereka sukai, dan kamu tahu itu karena kamu mengenal mereka dengan baik.
Mereka adalah orang-orang yang fotonya kamu miliki dan wajahnya selalu ada di kepalamu.
Mereka adalah orang-orang yang kamu lihat dalam pikiranmu.
Mereka adalah orang-orang yang diantaranya kamu merasa aman karena kamu tahu mereka peduli terhadapmu.
Mereka menelpon hanya untuk mengetahui apa kabarmu, karena sahabat sesungguhnya tidak butuh suatu alasan apapun.
Mereka berkata jujur dan kamu (seharusnya) melakukan hal yang sama.
Kamu tahu bahwa jika kamu memiliki masalah, mereka akan bersedia mendengar.
Mereka adalah orang-orang yang tidak akan menertawakanmu atau menyakitimu; dan jika mereka benar-benar menyakitimu, mereka akan berusaha keras untuk memperbaikinya.
Mereka adalah orang-orang yang kamu cintai dengan sadar ataupun tidak.
Mereka adalah orang-orang dengan siapa kamu menangis ketika kamu tidak diterima di Perguruan Tinggi Negeri, dan mereka adalah orang-orang yang menangis lantaran berat untuk berpisah denganmu di acara perpisahan kelas.
Mereka adalah orang-orang yang pada saat kamu peluk, kamu tak akan berpikir berapa lama memeluknya dan siapa yang harus lebih dahulu mengakhiri.
Mungkin mereka adalah orang yang memegang perlengkapan acaramu, atau orang yang mengantarkan/mengiringmu pada saat pernikahanmu, atau mungkin dialah orang yang kamu nikahi.
Persahabatan sejati layaknya kesehatan, nilainya baru kita sadari setelah kita kehilangannya.
Sahabat sejati akan tetap bersama kita ketika kita merasa seisi dunia meninggalkan kita.
Jika seluruh sahabatku melompat dari suatu jurang, aku tidak akan mengikuti mereka, tapi aku akan berada di dasar jurang untuk menangkap (dan menyelamatkan) mereka.
Jangan kamu berjalan di depanku, aku tidak dapat mengikutimu.
Jangan kamu berada di belakangku, aku tidak bisa memimpinmu.
Berjalanlah disampingku, jadilah temanku.
Teman akan mendengarkan apa yang kamu katakan, sahabat sejati akan mendengar apa yang tidak kamu katakanan.
Seorang sahabat adalah yang dapat mendengarkan lagu di dalam hatimu, dan menyanyikannya kembali saat kamu lupa akan bait-baitnya.
Kita semua memiliki peran yang berbeda dalam hidup ini, tapi tidak menjadi soal dimana posisi kita akan (selalu tetap) memiliki arti, sekecil apapun peran itu.
Rangkullah sahabat sejatimu dengan kedua lenganmu.
Aku akan membimbingmu, dan kamu akan membimbingku, begitu sebaliknya.
Persahabatan adalah 1 jiwa dalam 2 raga.
(¯`v´¯)
`•.¸.•´`•.¸.¸¸.•*¨¨*•.¸¸❤ .•*❤ ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
Semakin besar pertemanan yang anda ciptakan, semakin besar kemungkinan anda bertemu dengan orang-orang yang menyenangkan.
Dan kita merasakan kehangatan ditengah-tengah mereka.
Anda tidak dapat memilih teman anda.
Tapi mereka adalah hadiah dari-NYA untuk anda, seperti adanya anda untuk mereka.
Maka cintailah mereka dengan sepenuh hati kita, karena tidak ada yang lebih indah dari 'cinta' dan 'persahabatan'.
"Perumpamaan teman duduk yang baik dan teman duduk yang jahat adalah seperti penjual minyak wangi dan pandai besi. Adapun penjual minyak wangi, baik engkau membeli atau tidak engkau pasti akan mendapat baunya yang harum. Sementara pandai besi ia akan membakar bajumu atau engkau mendapat baunya yang tidak sedap." (Muttafaqun ‘Alaihi)
Al-Qur'an, surah Al-'Ashr [103]: 1-3 (yang artinya) :
Dengan menyebut nama ALLAH yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.....
1. Demi masa.
2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian.
3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.
Berteman (atau bersahabat) boleh-boleh saja, dan dengan siapa saja, namun tetaplah selalu berhati-hati dalam memiihnya. Karena tidak semua orang bisa dijadikan teman (perhatikan terjemahan QS. Al-'Ashr [103] ayat 1 dan 2)
"Siapa diantara teman-temanmu yang pernah marah kepadamu sebanyak 3 kali dan yang dikatakannya adalah kebenaran, maka jadikanlah ia teman." (Mutiara Hikmah)
Dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu berkata, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk bagian dari kaum tersebut." (HR. Abu Dawud dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban)
(¯`v´¯)
`•.¸.•´`•.¸.¸¸.•*¨¨*•.¸¸❤ ‘Alv Vin•*❤ ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥










0 komentar:
Posting Komentar