Photobucket
" Sepi, sunyi dan terdiam Mata menerawang jauh ke cakrawala. Bayupun seakan pergi berlari. Dan kabut malampun semakin merajalela. Hati ini terguncang. Hati ini terguling. Hati ini menggelinding. Dalam sunyinya malam ini. Akankah berganti kesunyian ini. Akankah hilang kesunyian ini. Tapi yang kutahu. Malam ini. Saat ini. diri ini. Masih dan masih dilanda kesunyian"
...................................................................................................................

" Di saat malam mulai merayap naik. Langitpun bertaburan cahaya nan indah. Rembulan masih tersipu-sipu malu. Tuk sekedar menampakkan diri. Dari balik selimut kabut malam. Hawa dingin mulai mendesir. Menggigit, merasuk kulit. Hingga menusuk-nusuk tulang. Namun, dibalik keheningan malam itu. Di penghujung malam yang semakin kelam. Di sepertiga malam yang terakhir. Sosok-sosok tubuh mulai terbangun. Menanggalkan selimut hangat peraduan. Meninggalkan ranjang cinta yang bergoyang. Tuk mengakrabkan jiwa dan hati. berkhalwat dengan Sang Penguasa diri. Mereka habiskan tiap penghujung malam. dengan menegakkan qiyamul lail. Mereka tutup akhir malam. Dengan lantunan lembut istighfar. Dan do'a pengharapan. Dan merekalah itu pemilik wajah-wajah yang indah lagi bersinar ."
...............................................................................................................

" Robb...... Hamba bersimpuh lusuh dihadapan_Mu. Mengetuk semua sisi pintu kasih sayang_Mu. Dengan rintihan, ratapan, dan desah pilu do'aku. Robb...... Dipenghujung malam ini. Di suasana sepi, senyap lagi kelam. Hamba mengadu, menjerit dan menangis. Menyebut keagungan asma-asma_Mu. Berharap munculnya wajah fajar baru. Yang membawa kebahagiaan dalam hidupku

Artikel Baru yang Berhubungan



0 komentar:

Posting Komentar

Photobucket